Kategori Pencarian
Budaya
Penyair itu Merekam Maut: Puisi Zikri Amanda Hidayat
Elegi sudah sampai pada puncak dera
Mencabik lapisan tipis harapan yang tersisa
Tidak…
Manis di Bibir, Pahit di Jantung: Catatan Cak AT
Ah, minuman bergula —sekali teguk, betapa Anda merasa seperti tengah bercengkerama dengan…
Trio Gubah: Puisi Wahyu Mualli Bone
Gagah gagah
Dari mulai kecambah
Bertumbuh badan usia pun bertambah
Sejak umur paham…
Cerpen Mohd. Nasir Rapat Desa Kayu Arang
Ini entah sudah yang keberapa kali rapat ini diadakan. Waktunya ada pagi, sore, siang, dan…
Bukan Rahasia: Puisi Wahyu Mualli Bone
Setiap kisah bukan rahasia
Dihadapi setiap fisik dan metafisika
Tak pandang bulu…
Seusai Bertemu: Puisi Zikri Amanda Hidayat
Kening malam tersisa kecupan senja
Kenang jingganya melekat kentara
Mengenakan…
Pantun Budaya Nusantara “Bijak Melayu Negara Maju”: Karya Hendrizon
Benda keris bersarung kayu
Laku dijual sampai ke dusun
Pertanda apa orang Melayu…
Matahari Tenggelam Kala Itu: Cerpen Yansi Aresta Camila
Hidup di tengah kekacauan yang melanda tidaklah mudah bagi Adena, wanita berusia 23 tahun…
Penyair Sebagai Musafir: Catatan Shafwan Hadi Umry
Penulisan biografi dalam kesusastraan adalah genre yang sudah kuno biografi tidak…
Jejak Cahaya: Puisi Setiabasa
Di senyap malam yang berselimut doa
nama itu berpendar dalam ingatan
Muhammad Kasim…
Algoritmokrasi: Catatan Cak AT
Saat ini, dunia sedang menyaksikan perlombaan kecerdasan buatan (AI) yang semakin sengit…
Berlibur Ke Alam Lain: Cerpen Fikraneil H Nouran
Afif sedang memikirkan apa yang akan ia lakukan ke depan, yakni berlibur bersama…
Panas Membara: Puisi Ummu Aeman
Api menggelegak
Memancarkan cahaya merah
Nambah geram
Membabi-buta
Memancing diri…
Negeri Kata-Kata: Cerpen Mohd. Nasir
Akhirnya, paham juga aku negeri itu. Sebuah negeri yang diceritakan oleh banyak pencerita.…