Cendawan Telinga Kera: Puisi Wahyu Mualli Bone

90

Peka, dapat saja kabar ada kayu lapuk, di situ bertumpuk, dampingan cendawan kukur. Cendawan telinga kera jaga jarak dengan cendawan pengganggu sebab, kayu hidup bisa mati dimakannya. Dia tak sudi menempelkan telinganya sekalipun akhirnya melapuk, sebab cuma bermodalkan telinga. Entah di mana dia menyimpan jantung. Kuasa kita hanya sampai di bentuk.

Tulisan Terkait

Desa Batang Duku, 20 April 2024

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan