

Ambisi,
Apakah kau jelmaan rasam yang tak berfungsi?
Sedang tanpamu aku hilang orientasi.
Hanya seonggok raga yang termutilasi.
Jujur,
Apakah kamu harus selalu kutabur?
Yang kata orang sifat termasyhur
Padahal kemudian tak selalu mujur.
Mimpi,
Apakah dosa jika aku memahatmu setiap hari?
Sebab kata orang engkau hanya ilusi.
Tapi bagiku kau hari esok yang abadi.
di depan cermin
monolog sabtu pagi
mengocok batin
Amsterdam, 22 Maret 2021
ROMANSA RUMPUT DI MUSIM DINGIN
Aku tak lagi gagah di musim ini
Tersungkur oleh kristal putih
Menimbun tubuh kecilku, menggigil
Namun salju tetap saja merengkuh
, memperkosa
Tak terkecuali sang angin
Memaksaku untuk mati
Akarku meronta keras
, menggelepar
Memohon untuk tetap tertancap pada bumi
Agar kelak dapat merenda kasih
Dengan Persephone
, sang dewi musim semi
Amsterdam, 8 Februari 2021
Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com