Tancap Dimensi: Puisi Wahyu Mualli Bone

53

Bukan dukun saja menancap bayang rupa jelas mantra.
Para ilmuan gala lini linu nadi menempatkan tancap.
Tak alpa jari sampai umur membaur saudara buram terawangi bayang lekat, kenal tak kenal, tancap.

Bawah sadar, bukan hutang timbangannya. Melalalah, cepat atau lambat.
Pembawa sadar, bekal hutang tanggungannya. kemarilah, rapat dan tepat.

Kutat ketat tancap dimensi, gilir jari jari. Ragam awalan lidah komat-kamit kemat senyum menyemat semangat saksi, peta mata lamban tangkas tancapan balik kotak nafi tasak, lengkap penanda darah alam alamatkan azam.

Pemikul benak benahi benang benang minda siram embun, ulam mayang, rayuan maya, mati tak mati matilah situ, daripada mati tak tahu menahu.
Alamat menahun menanggung kini dulu.

Duli Tuanku, tancapan tak bisa dipindah dari bayang tentuan. ini amanah, mamahan benak laku, timbang demi dan karena.

Desa Batang Duku, 27 November 2024

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan