Kisah Cinta di Balik Lidah Mertua | Pentigraf : R. Amalia

72

KISAH CINTA DI BALIK LIDAH MERTUA

Rasanya tak enak ketika aku tiba-tiba harus pergi begitu saja. Namun, itu harus kulakukan sebab aku tak ingin membuatmu semakin sedih karena memikirkanku. Memang kuakui, selama ini aku bisa bertahan karena sikap lembut dan kesabaranmu. Akan tetapi, kali ini tidak lagi. Aku tak kuasa mendengar kata-kata buruk yang keluar dari mulut orang lain. Katanya aku ini hanya seorang petani. Dan seorang petani tak pantas bersanding dengan perempuan mempesona sepertimu.

Tulisan Terkait

Rempang: Husnu Abadi

Berita Lainnya

Kuingat kembali bagaimana pertemuan kita dulu. Begitu indah seindah musim semi yang mulai berbunga. Saat itu kau sedang mencari tanaman lidah mertua. Aku bertanya kepadamu untuk apa. Sejak itu aku semakin penasaran tentang dirimu. Dari mana asalmu, tinggal di mana, apa hal yang kau suka, dan apakah kau sudah ada yang punya. Hal terakhir ini yang tak boleh kulewatkan sehingga aku pun diam-diam mencari tahu tentang dirimu.

Dalam pencarianku, aku menemukan hal-hal yang luar biasa. Ternyata kau adalah seorang  pengajar di sebuah sekolah. Kau juga adalah anak seorang pengusaha yang kaya raya. Namun, itu tak terlihat sebab penampilanmu yang sangat sederhana. Jilbab warna cerah selalu menjadi mahkota, sedangkan senyummu sungguh tiada duanya. Bersahaja bila dipandang mata dan rupawan karena suka berderma. Satu hal lagi yang tak kalah menarik adalah dirimu suka membaca. Membaca sejarah, budaya, filsafat, dan juga sastra. Ah bagaimana bisa aku berpikir sejauh itu sampai kau membangunkan lamunanku, “Apa lidah mertua ini bisa kubawa pulang?” Jangankan lidah mertua, hati ini pun rela kau bawa.

R. Amalia adalah Alumnus Sastra Indonesia-Unesa. Pengajar di SDIT Insan Kamil Sidoarjo.

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:

redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan