Tuhan yang Maha Sendiri
memberi insan ciptaannya
panca indera rambu-rambu kemanusiaan
penuntun jalan lurus,terang benderang
agar kita bisa mengenal dunia asing
di luar jendela badan batin kita
Malaikat akan mencatat semua apa yang dilihat ,dengar dan rasakan
merujuk pada amalan yang lestari.
menghayati yang baik dan bijak
akan bergantung buah pahala
sebaliknya yang bau busuk hidup ‘menelan dosa meracun diri sendiri.
dua bola mata perlukan cahaya
hingga kita bisa melihat benda warna-warni seputar kehidupan kita.
dua daun telinga
agar kita bisa mendengar suara mahluk ciptaannya
yang siul merdu menggetar gendang telinga
pun suara aung macan menakutkan.
hidung berlubang dua
agar kita bisa mencium yang harum mewangi
pun mencium bau tak sedap.
sepotong lidah yang lincah
agar kita bisa mencicipi berbagai macam rasa
bisa rasakan manis,asam,pahit dan asin
bisa lisankan yang santun dan mesum.
kulit sekujur badan
merasakan cuaca panas- dingin
dari pori-pori tubuh mengucur peluh
terasa gerah,gemetar dan gatal-gatal.
Sebagai insan mahluk ciptaannya
tiada daya dan upaya para insan
melainkan ditentukan oleh pesona kuasa NYA.
Sumbawa NTB
13 Januari 2025.