Kategori Pencarian
Puisi
Demam Zaman Kemarin: Puisi Wahyu Mualli Bone
Meriah ke palung dada. Yang hobi melilitkan libat ke habitat lalu menjaga ketat.
Tak…
Pulang: Puisi Ade Puspita Ningsih
Di pangkuan ilalang yang teduh
Muram tawa terseduh
Canda dan luka terbasuh
Tempat…
Kau dan Teman Perempuanmu: Puisi Zainul Dzakwan Arabi
Dengan pesan ajakanmu
Bermain ria ke taman bunga di sini
Sedang molek cahaya matahari…
Merindu Renung: Puisi Ade Puspita Ningsih
Selasar membentang sepanjang pandang
Meniarapkan liar kelu enggan berlayang
Aku berdiri…
Yang Terbuang: Puisi Bunda Swanti
Malam pun sembunyikan purnama
Sisa mendung sore tadi masih menggabak
Tetes gerimis…
Banjir Di Sini: Puisi Bunda Swanti
Seperti ingin yang kupungut dari derasnya hujan
Tiada henti mengguyur bumiku
Deras…
Tukah: Puisi Aal Rahim Sekha
Ada dan tetap terus berada
hilang dan tidak hilang tetap ada
letak dan meletak bukan…
Rajuk Rindu: Puisi Bunda Swanti
Kupetik rindu di pucuk pagi
Embun berayun manja
Di beberapa kuntum kemuning
Setitik…
Gubukmu Istana Bagiku: Puisi Bunda Swanti
Di rumah ini engkau pernah tinggal
Mengais rupiah demi keluarga
Lelah
Letih
Pasti…
Nyamuk Bindeng: Puisi Wahyu Mualli Bone
Berkurang nyamuk, mungkin habitatnya jauh dari jangkauan. Kasihan, entah apa makanannya di…
Tentang Langit: Puisi Tyarni Chelsya Sinaga
Di sepertiga malam
Saat yang tepat meluapkan semua harapan
Seperti lukisan rasi bintang…
Jika: Puisi Bunda Swanti
Jika adaku membuat mati maka kuburlah
Racun jangan disimpan di balik belulang dan merah…
Nyosah, tentang luapan air: Puisi Aal Rahim Sekha
Menunggu terang dari cahaya matahari
Hamparan bumi yang telah diam pasrah
Saat; air…
Masih Adakah Cinta: Puisi Tien Marni
Ketika petang itu tiba
Hujan rinai nyanyikan
lagu-lagu purba
Semilir angin membelai…
Bisik: Puisi M. Khudri Anwar (0m Brewok)
Ketika ombak menyibak
awan membuka celah cahaya fajar
Saat itu aku menulis kisah tentang…