Pajak Parkir Merosot Di Kota Pekanbaru Hanya Rp.2 Milyar

Pekanbaru- Realisasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD Pemerintah Kota Pekanbaru  dari sektor retribusi parkir tepi jalan raya  hingga semester I tahun 2021 baru mencapai Rp 2 miliar.Hal dikatakan oleh  Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso di Pekanbaru.

“Nilainya seperempat dari target sebesar Rp 8 miliar untuk tahun 2021,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso di Pekanbaru, Senin, 23 Agustus 2021.

Dikatakan Yuliarso, di masa pandemi Covid-19 ini target penerimaan parkir Pekanbaru mengalami kemerosotan sehingga sudah dilakukan revisi untuk penyesuaian pencapaian.”Kalau target retribusi parkir tahun ini sudah kita koreksi dari ratusan miliar kini menjadi sekitar Rp 8 sampai Rp 9 miliar,” katanya.

Disebutkan, koreksi target parkir dilakukan mengingat Kota Pekanbaru masih di tengah pandemi Covid-19, telah membuat pertumbuhan ekonomi menurun.

Selain itu, lanjut Yuliarso, penyesuaian target retribusi parkir juga dilakukan lantaran adanya perbaikan-perbaikan di sejumlah ruas jalan utama, adanya pembatasan pergerakan kendaraan, serta penutupan tempat-tempat usaha.”Poin ini masuk penghitungan kita untuk disesuaikan, karena mempengaruhi pendapatan dari retribusi itu sendiri,” katanya

Karena pada prinsipnya parkir ini bagian dari lalu lintas. Makanya kita mengatur lalu lintas supaya tidak ada hambatan, sehingga lalu lintas bisa tertib dan lancar,” ulas mantan Camat Rumbai Pesisir ini.

Sementara terkait swastanisasi pengelolaan parkir, disampaikan Yuliarso akan mulai diserahkan kepada pihak ketiga terhitung 1 September 2021.”Jadi mulai 1 September nanti sudah diserahkan ke mitra kita. Secara bertahap, kita akan menggunakan pembayaran non tunai secara elektronik,” tutupnya.


Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan