Syair Desa Lukit Menjelang Ramadhan – M. Rizal Ical

Syair Desa Lukit Menjelang Ramadhan

Embun menguap tersentuh tangan
Dingin menjalar sekujur badan
Sejuk menyelinap seluruh pikiran
Menari jemari syair untaian

Menulis syair bergairah hidup
Jangan sampai semangat redup
Lapang dada gembira menyusup
Membangkit kenangan irama sayup

Menjelang Ramadhan teringat kampung
Ragam cerita ucap bergaung
Sampai kini masih berdengung
Tersusun rapi madah senandung

Jelang Ramadhan sibuk menyambut
Ziarah kubur giat disebut
Membersih daun mencabut rumput
Lantunan shalawat sahut menyahut

Ziarah kubur merenungi diri
Perbaiki kurang amalan sendiri
Kelak barzakh singgah telusuri
Semua insan jangan ingkari

Sewaktu kecil gembira riang
Ramadhan datang perasaan senang
Halaman rumah terang benderang
Timbunan sampah habis terbuang

Tua muda bergotong royong
Mesjid dihias tolong menolong
Tegak amalan berangsur condong
Persiapan Ramadhan segera disongsong

Ramai penduduk gelar kenduri
Rezeki Allah wajib syukuri
Tradisi temurun senantiasa lestari
Penuh canda mesra taburi

Perut senak makanan sedap
Tiada kuasa menolak harap
Beramai-ramai saling berhadap
Do’a khusuk walau sekejap

Desa Lukit selalu dirindu
Mengenang jauh bernada sendu
Segala kenangan terajut syahdu
Kasih sayang erat berpadu

Sebagian sibuk mencari kayu
Supaya puasa tidak kemayu
Demikianlah Lukit kampung Melayu
Menyambut Ramadhan semangat mendayu

Teringat Lukit kenangan lahir
Walau berjauhan kenang terukir
Saudara mara senyuman bibir
Tiada putus mencencang air

Lukit sayang dambaan jiwa
Serasa bersarang tautan nyawa
Ramadhan mendidik jauhi jumawa
Aman kampung berkah terbawa

Kain telekung dicuci bersih
Pergi Tarawih bersama kekasih
Do’a berharap hati membersih
Jauh segala sengsara sedih

Dari rantau hanya menghimbau
Usahlah diri banyak becekau
Lihatlah kampung semakin kacau
Banyakkan zikir hindari meracau

Datang Ramadhan hadirkan sadar
Cobaan hidup banyaklah bersabar
Giat membangun rajut ikhtiar
Barulah kampung terang berpendar

Sesama saudara saling nasehat
Supaya terhindar prilaku jahat
Kalau berdosa segera taubat
Allah murka perbuatan maksiat

Usah saling menebar dendam
Selesai masalah hindari dendam
Ramadhan datang sejuk menyiram
Berkah hidup kekal bersemayam

Kepada tua tuan bertuah
Orang muda urusan permudah
Jangan banyak debat bertingkah
Rusak Amalan binasa ibadah

Menjelang Ramadhan luruskan niat
Syair hamba Sebagai pengingat
Hidup jangan salah matlamat
Seumur hidup akan tersesat

Kelapapati, 13 Sya’ban 1442 H

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan