Gol A Gong Lakukan Safari Literasi Lintas Negara dari Asia hingga Eropa Timur selama Tiga Bulan

56

JAKARTA — TIRASTIMES: Sastrawan terkemuka yang juga Duta Baca Indonesia 2021–2025, Gol A Gong, akan melakukan Safari Literasi ke Indochina, Asia Tengah, Eropa Timur, dan Asia Tenggara mulai 22 Desember 2025 hingga Maret 2026.

“Safari Literasi ini sepenuhnya saya biayai secara mandiri, dari hasil menabung dan kerja kreatif di dunia literasi. Pendanaan saya peroleh dari honor dan royalti sejumlah buku yang sudah terbit dalam jangka waktu yang panjang,” kata Gol A Gong kepadaTirastimes.

Di antara buku karya Gol A Gong yang menghasilkan royalti adalah Antologi Fiksi Mini (SIP Publishing), Puisi Esai Surat Berdarah untuk Kartini dan Esai BRICS (Denny JA Foundation), Antologi Puisi Roga Sanghara Bhumi (Gong Publishing), novel anak Skuadron 4 (Zikrul Hakim Bestari), Jadi Jenderal Kecil (MCM Bandung), pelatihan menulis privat dan daring intensif, serta penjualan paket buku langka karya Gol A Gong.

Untuk kelancaran perjalanannya, Gol A Gong jauh hari sudah mengirimkan surat ke sejumlah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) negara yang disinggahinya. “Beberapa KBRI merespons positif dengan memfasilitasi dialog literasi dan pelatihan menulis, sementara di sejumlah kota lain saya jadi wisatawan literasi dengan mengunjungi perpustakaan dan toko buku,” kata pengarang novel yang terkenal Balada Si Roy. sederhana.

Dalam perjalanan panjang ini, Gol A didampingi dua anaknya, Jordy dan Natasha, sebagai bagian dari transfer nilai dan ilmu menulis sepanjang perjalanan.

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

Safari Literasi akan dimulai di Bangkok (22–31 Desember) dengan agenda peluncuran buku travel writing bersama SIP Publishing pada 24 Desember, dilanjutkan pelatihan menulis. Perjalanan berlanjut ke Nongkhai untuk pergantian tahun, lalu menyeberang ke Vientiane, Laos (1–3 Januari) dengan agenda pelatihan menulis cerpen di KBRI Laos.

Rute berikutnya meliputi Hanoi (Vietnam), masuk ke Tiongkok melalui Laochai, kemudian Kunming dan Chengdu, serta Beijing (17–22 Januari) yang direncanakan menggelar kegiatan literasi dan pelatihan menulis. Dari Tiongkok, Gol A Gong akan melanjutkan perjalanan kereta ke Almaty dan Astana, Kazakhstan. Di Astana, ia dijadwalkan meluncurkan buku Kebangkitan, antologi puisi tentang film yang ditulis bersama Duta Besar RI untuk Kazakhstan, Fadjroel Rachman.

Safari Literasi juga mencakup Uzbekistan, Azerbaijan, Georgia, serta Turkiye dengan agenda pelatihan menulis di Ankara dan Istanbul bersama PPI Turkiye. Selanjutnya, Gol A Gong menuju Uni Emirat Arab (Abu Dhabi dan Dubai) untuk kegiatan literasi bersama KBRI dan komunitas Indonesia. Negara terakhir adalah Malaysia, dengan agenda di Kuala Lumpur pada 9–12 Maret sebelum kembali ke Indonesia.

Menurut Gol A Gong, Safari Literasi ini diisi dengan dialog literasi yang memaparkan perkembangan gerakan literasi Indonesia serta pelatihan menulis meliputi novel, esai, puisi, fiksi mini, dan travel writing. “Selain pelatihan, saya juga menjadi turis literasi. Ke mana pun pergi, saya menulis,” ujarnya.

Safari Literasi Gol A Gong diharapkan menjadi jembatan diplomasi budaya berbasis literasi, sekaligus memperkenalkan wajah gerakan literasi Indonesia ke komunitas internasional.

Sastrawan Fakhrunnas MA Jabbar, salah seorang kerabat Gol A Gong di Riau menyampakan kebanggaannya atas perjalanan kreatif ini. Tentu saja hal ini bisa memberikan motivasi bagi generasi muda untuk melakukan hal-hal kreatif.

Selain itu, Ketua WPI (Wanita Penulis Indonesia) Riau, Tutin Apriyani menyambut baik program Literacy Journey sastrawan Gol A Gong ini. “Kegiatan Mas Gong ini sangat memberi inspirasi bagi kalangan penulis lintas generasi. Program ini memadukan berwisata sambil menulis dan berbagi ilmu menulis kepada siapa saja. Selamat melakukan perjalanan ya, Mas Gong,” ujar Tutin yang sedang mempersiapkan penerbitan buku Catatan Lepas Seorang Pramugari. (NS/BK)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan