Puisi-Puisi Fakhrunnas MA Jabbar – Ada Nyanyian Di langit Tinggi

Perahu

perahukah itu kusapa dari awan
lambaian tangan
embun jatuh di buritan
riak kehidupan
merangkak melaju
menuju selatan
nasib berpacu
tak tahu bertuju
perahukah itu titik alit dikepung lautan
membelah riak tak bersorak
memacu gelombang tak bertepi sedayung. sudah
tak henti~henti
jmb.830206

Mata Kapak

mata kapak setajam kapak hati terbelah
orang-orang membelah hari
hidup singkat
diserbu ragu
dengan kapak orang-orang memburu matahari
ambil bara ambil api perih
bakar jiwa bertahun-tahun
mata kapak
siapa meng.asah kini
orang-orang membalut takut
di pusar diam
sejuta orang hari ini memanggul kapak
setajam lidah kata-kata
kapak hitam membelah malam
mata kapak tak pernah diam
pb. 860206

Menunggu Senja

seorang pertapa menakik sepi
di halimun garang cahaya di mulut gua matahari diam
suara kunang-kunang terbawa maung laut
seseorang datang terpincang
dan kelam senja memanjang
pb.850206

Ada Nyanyian di Langit Tinggi

suara-suara berkelabat terbalut embun
kanak-kanak menopang langit .
ringkik kuda bagai kapak membelah cuaca
ada nyanyian di langit tinggi
pelan tak berdesah
kabur kata-kata
segala luruh
bumi berkeringat
jerit burung
sayap luka
tak ada sesiapa
selain sepi yang sama
pb.8506

Catatan Di Ujung Tahun

berabad-abad sudah
bumi mengeras
salju di ujung tahun tak berbekas
ada noktah bertaburan di layar mimpi
seseorang menjemput ajal berabad-abad silam
nyanyian nasib mengalun
kematian pun
bersahabat
di mana saja
pb. 8506

Selamat Malam

selamat malam
saat kulepas jubah yang lapang
tubuh dingin mengungkai mimpi
menyatu di sukma
renjana di lubuk dalam
di peta cuaca terpola warna jingga
pada debur ombak yang nyeri di raga
hanya ada deru selama malam, manis
dan aku pun bangkit dari prahara malam
kuhitung bentang jarak
antara malam dan siang
di tiap sekat ada raga dan jiwa
jarum jam pincang
wujud kita bertemu jua
selamanya
pb.8506

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan