Puisi : 1. Nestapa Pagi 2. Sebelum Matahari Pagi Winterpark, Karya Fakhrunnas MA Jabbar


NESTAPA PAGI

mari pergi bersama angin
yang tersesat pagi ini
pucat pasi terbalut mimpi
biarlah langkah
mengayun kaki tak gairah lagi
kemana kita bertuju,
katamu
tunggulah
waktu membisik
arahdi sebuah nestapa
pagi
tak berbagi lagi

baku, Azerbaijan, 13 sep 2019


Sebelum Matahari Pagi Winter Park

sebelum matahari  meninggi
di winter park
sapaan  itu sudah ada kita pun   
menyusuri tiap lorong
antara hasrat dan cinta
jalan panjang heydaraliyev
membuka diri pagi ini
burung- burung  bernyanyi
takhentiseperti pesta tersisa dalam mabuk para jelita
di sudut-sudutkota yang kian lengang dan panjang
musim gugur segera berhambur
saat derajat pagi semakin kelu di taman kota
tak ada tanda apa-apa
meski daun masih  berjatuhan begitu enggan
napas-napas ranting  tertahan selalu  bertahan
Ilahi memberi waktu
sejengkal saja bagikudi winter park sunyi
sebentar lagi
berlalu

winter park, baku, 14 sep 2019

Biodata : Fakhrunnas MA Jabbar SPN. Ir Fakhrunnas MA Jabbar. M.I.Kom lahir 18 Januari 1959. Menulis pada lebih seratus media sejak tahun 1975 sampai dengan sekarang berupa cerita anak, esai, kritik, cerpen dan puisi. Buku-buku yang sudah terbit sebanyak 15 buah : 4 Kumpulan puisi tunggal ( Airmata Barjanji, 2005 dan Tanah Airku Melayu, 2007. Airmata Musim Gugur, 2016 dan Airmata Batu, 2017) 4 Kumpulan Cerpen (Jazirah Layeela, 2004 Sebatang Ceri di Serambi, 2006 dan Ongkak, 2010) Lembayung Pagi, 30 Tahun Kemudian, 2017, 3 Biografi (zaini kunin, Sebutir Mutiara dari Lubuk Bendahara, 1993 dan Soeman Hs, Bukan Pencuri Anak Perawan, 1998 dan RZ, Apa Adanya bersama Yusril Ardanis, 2010) serta 5 buku cerita Anak, Menghadiri iven sastra  di 15 negara antara lain : Korsel, Perancis, Belanda, Swiss, Azerbaijan, negara-negara Asia, dan sering memenangkan lomba sayembara karya sastra. 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan