Kategori Pencarian
Samudera Kata
Samudera Kata
Jejak Kemenyan: Puisi Muhammad Asqalani eNeSTe
Humbanghasundutan,
di limbah mana kau buang Olibanum?
atau sengaja kau musnahkan…
Ia Pulang: Puisi Siti Salmah
Perempuan yang menunggu di pintu
Hilang waktu
Saban ia jemput rindu yang menjadi ngilu…
Puaka Kata Kitaku, kepada sutardji calzoum bachri: Puisi Fakhrunnas MA Jabbar
pukau katakau
dah lalu di sembilu mantera
puaka kata tersisa
di ceruk tanpa makna…
Calalai Calabai: Puisi Wahyu Mualli Bone
Terkesan lebai dibincangkan, balai-balai dudukan calalai calabai marak mendemonstrasikan…
Antara Zaini dan Zainul: Puisi Wahyu Mualli Bone
Kembali ke kabar dan bacaan sebelumnya, ketika hari ini kita menyaksikan hal yang…
Mie Tanjung Pinang: Puisi Bambang Kariyawan Ys.
Kita akan selalu menelusuri jalan ini
Bintan ... nama yang selalu disebut-sebut beraroma…
Taman Tamadun: Puisi Wahyu Mualli Bone
Sejatinya keluarga bunyi-bunyian sebagai penghuni muka dan perut Ardha, meliputi keluarga…
Wak Wak: Puisi Wahyu Mualli Bone
Wak Wak, jarang-jarang kita kumpul serentak, apa hal ini.
Wak Wak, sedapnya cakap apa.…
Agama Hitung Cepat: Puisi Rian Harahap
agamanya adalah hitung cepat
berpacu dengan fantasi kursi
berpacu melodi senayan…
Puisi Alang Dilaut
Sepotong jiwa,
tenggelam,
dalam gelombang birahi,
hanyut pada pohon waktu,
yang tak…
Lelaki Pilihan: Puisi Husnu Abadi
Telah datang lelaki pilihan
Telah datang lelaki pilihan
Suara lagu itu kini semakin…
Prelude Sebuah Pantai: Puisi Akmal Nasery Basral
Mendung bergayut di cakrawala
hingga kaki langit
mata badai bergulung
menuju pantai…
Ibu: Puisi Fedli Azis
Sebelum katup mata sendumu, biar ku kecup keningmu. Agar aku senantiasa ada dalam tidurmu…
Tapi Hujan Ini Tak Membunuh Rindu-rindumu: Puisi Fakhrunnas MA Jabbar
rindu itu batu
rindu itu pilu
rindu itu empedu
membeku selalu
di hujan
kutamasya…